Keripik Paria, Banyak Disuka Meski Pahit

Ibu dua anak ini rutin menyetori aneka keripik di 50 outlet supermarket di seluruh Yogyakarta. Tidak hanya itu, pemasaran juga dia lakukan secara online. “Itu anak saya yang mengunggah di media sosial. Responnya juga cukup positif. Pernah dapat pesanan dari luar Jawa,” ujarnya.

Aneka keripik buatan Endah dibuat dalam dua rasa yakni original dan pedas. Sebelumnya pernah ada rasa balado dan keju, namun ternyata responnya kurang bagus. Untuk itu dia memilih fokus di dua rasa itu tetapi jika ada pesanan rasa lain baru ia siapkan.

Satu kemasan keripik dia buat rata-rata 140 gram dengan harga berkisar Rp 6.000 hingga Rp 11 ribu. Ketika disinggung tentang kendala menurut Endah adalah musim, terutama untuk jamur. Jika musim kemarau, ukuran jamur terlalu kering hal itu membuat produksinya berkurang.

Lebaran dan masa aktif perkuliahan adalah saat stabil dari produksi keripik Endah. Pasalnya makanan ringan banyak digunakan mahasiswa sebagai pendamping saat mengerjakan tugas kuliah. “Sedangkan pas lebaran, banyak yang datang langsung ke rumah. Karena kebetulan selain keripik, saya juga memproduksi kue kering,” katanya.

Meski banyak usaha rumahan yang juga memproduksi keripik serupa, Endah tidak khawatir. Bagi dia persaingan usaha itu hal yang biasa. Dia tinggal mempertahankan kualitas dan kuantitas. Karena untuk bisa masuk ke supermarket itu setornya harus stabil.

source

BACA JUGA:

Gurame Dabu-dabu Jambon Resto Rasanya Spesial

Jajanan Pasar Jogja yang Sangat Melegenda

Soto Pak Sholeh yang Legendaris, Langganannya Artis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *