Dalam memproduksi produk ini, Slank menggandeng PT Kiosku Citra Indonesia (KCI). Direktur Utama PT KCI, Jusan J. Margetan mengatakan maraknya bisnis kopi membuat Slank tertantang menjajal bisnis ini. Produk kopi siap seduh ini, diluncurkan untuk membantu UKM dan petani kopi di Indonesia untuk berbisnis.
Upaya menciptakan peluang usaha ini, Jusan mengatakan masyarakat yang tertarik hanya perlu mengeluarkan modal sekitar Rp2 juta sampai Rp2,5 juta. Pelaku usaha ini akan mendapatkan 50 cup kopi, celemek, spanduk dan beberapa fasilitas usaha.
“Harga jualnya juga relatif murah, namun tetap menguntungkan. Satu cup harga jual Rp10.000, makanya disebut juga sebagai kopi cemban,” imbuh Jusan.
Baru sebulan diluncurkan, sudah 20 warung Slankopi yang beroperasi dan pada bulan depan akan menyusul 20 warung lagi yang siap melayani masyarakat pecinta kopi.
“Ini merupakan bisnis peduli UKM. Kami menargetkan 1.000 warung Slankopi di seluruh Indonesia, supaya banyak pelaku usaha yang mendapatkan untuk dari usaha ini. Kami optimis target itu tercapai,” papar Jusan.






