Dengan fasilitasi dan dorongan dari Dinpar yang sudah cukup sering, kini menurut Wardoyo persaingan desa dalam arti positif untuk mengembangkan potensi budaya maupun wisata di desa-desa.
Anggota Komisi B DPRD DIY, Joko Purnomo, mengatakan sebagai bagian pemerintah mendukung program-program dinas. Pada sektor wisata menurutnya target jumlah kunjungan di DIY sudah memenuhi.
“Jumlah kunjungan wisatawan sudah memenuhi target, hanya saja masa tinggal wisatawan itu perlu ditingkatkan. Nah ini menjadi salah satu upaya, pagelaran wayang ini menjadi daya tarik wisatawan untuk tinggal lebih lama di DIY,” kata Joko.
Kepala dusun Jurug, Bejo Hadi Raharjo, sangat mendukung kegiatan Dinpar tersebut. “Acara pagelaran wayang ini sangat menarik setidaknya ada 400an yang diundang warga sekitar. Sebagai upaya nguri-nguri kabudayan,” ujarnya.
Dikatakan oleh Bejo setelah hampir 40 tahun tidak ada pagelaran wayang di daerahnya, kini ada lagi. Dirinya berharap kegiatan ini menjadi embrio sebagai desa wisata nantinya. Sebelum pagelaran wayang itu juga ditampilkan karawitan putri dan Panembromo, di hari sebelumnya juga diadakan musyawarah budaya.






