Namun, Affrio menyatakan jika desain becak dinilai dengan faktor utama seperti keselamatan dan tidak meninggalkan ciri budaya Jogja. Faktor keselamatan ini juga dijabarkan mendetail termasuk soal spion dan berat kosong becak maksimal 120 kilometer. Lomba ini diadakan dengan tujuan untuk menggantikan alat transportasi bentor yang masih menuai pro kontra hingga saat ini. Sejumlah persyaratan yang diatur juga mempertimbangkan tujuan itu termasuk soal penerapan keselamatan dan kecepatan di jalan raya.
Dengan adanya becak listrik maka penindakan tegas, tambahnya, bisa dilakukan terhadap bentor oleh pihak berwenang termasuk kepolisian. Faktanya, selama ini penindakan terhadap kendaraan yang masih tergolong ilegal ini sulit dilakukan. Dikatakan pula jika alat bantu gerak yang disyaratkan sebenarnya tidak melulu listrik namun juga gas. Hal ini tertuang dalam persyaratan lomba yang menyebutkan jika alat bantu yang dimaksud haruslah non-BBM.






